Mengenal Sensor Gerak Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Apa itu Sensor Gerak?



Assalamualaikum wr.wb. Hallo sobat elektro, di artikel ini kami akan membahas tentang Sensor Gerak yang ada di dalam kehidupan sehari-hari nih. Kalian pernah kan saat pergi ke suatu minimarket atau di tempat-tempat lainnya, saat kalian pertama kali masuk ada suara "Selamat Datang di blablabla" atau saat kalian masuk, pintu otomatis terbuka? Nah, komponen yang dipakai dalam sensor gerak ini dinamakan Passive Infrared Sensors atau disingkat PIR.

PIR (Passive Infrared Receiver) merupakan sebuah sensor berbasiskan infrared. Akan tetapi, tidak seperti sensor infrared kebanyakan yang terdiri dari IR LED dan fototransistor. PIR tidak memancarkan apapun seperti IR LED. Sesuai dengan namanya Passive, sensor ini hanya merespon energi dari pancaran sinar inframerah pasif yang dimiliki oleh setiap benda yang terdeteksi olehnya. Benda yang bisa dideteksi oleh sensor ini biasanya adalah tubuh manusia.

Sensor dari PIR tersebut bisa menangkap sebuah aktivitas halus seperti halnya menafsirkan bilamana terdapat seseorang yg beralih tempat menuju luar radius sensornya. Secara umum komponen sensor gerak ini memiliki bentuk kecil,  konsumsi dayanya rendah dan tak cepat aus serta harganya relatif mahal. Komponen ini selain acap kali disebut PIR, juga biasa dinamakan IR gerak atau Piroelektrik. Nah, berikut adalah gambar dari komponen sensor gerak atau PIR :

sensor gerak
Sumber Gambar : http://elektronikadasar.info/wp-content/uploads/2013/02/sensor-gerak.jpg

Cara Kerja Sensor PIR


Diagram sensor PIR
Diagram Sensor PIR
Sumber Gambar : https://bagusrifqyalistia.files.wordpress.com/2008/09/cara-kerja-pir.jpg

Pancaran infra merah masuk melalui lensa Fresnel dan mengenai sensor pyroelektrik, karena sinar infra merah mengandung energi panas maka sensor pyroelektrik akan menghasilkan arus listrik. Sensor pyroelektrik terbuat dari bahan galium nitrida (GaN), cesium nitrat (CsNo3) dan litium tantalate (LiTaO3). Arus listrik inilah yang akan menimbulkan tegangan dan dibaca secara analog oleh sensor. Kemudian sinyal ini akan dikuatkan oleh penguat dan dibandingkan oleh komparator dengan tegangan referensi tertentu (keluaran berupa sinyal 1-bit). Jadi sensor PIR hanya akan mengeluarkan logika 0 dan 1, 0 saat sensor tidak mendeteksi adanya perubahan pancaran infra merah dan 1 saat sensor mendeteksi infra merah. Sensor PIR didesain dan dirancang hanya mendeteksi pancaran infra merah dengan panjang gelombang 8-14 mikrometer. Diluar panjang gelombang tersebut sensor tidak akan mendeteksinya. Untuk manusia sendiri memiliki suhu badan yang dapat menghasilkan pancaran infra merah dengan panjang gelombang antara 9-10 mikrometer (nilai standar 9,4 mikrometer), panjang gelombang tersebut dapat terdeteksi oleh sensor PIR. (Secara umum sensor PIR memang dirancang untuk mendeteksi infra merah tubuh manusia). Sensor ini hanya akan mendeteksi jika object bergerak atau secara teknis saat perubahan pancaran infra merah (falling up atau falling down).


Jangkauan Sensor PIR

Untuk jarak jangkau dari sensor PIR sendiri bisa disetting sesuai kebutuhan, akan tetapi jarak maksimalnya hanya +/- 10 meter dan minimal +/- 30 cm.

setting posisi PIR dan jarak jangkaunnya
Sumber gambar : https://i1.wp.com/i895.photobucket.com/albums/ac160/rifeik/posisisensor.gif


Sumber Gambar : http://elektronikadasar.info/wp-content/uploads/2013/02/Cara-Kerja-Sensor-Gerak-PIR.jpg

Biasanya radius spektrum komponen ini sebagaimana yang digambarkan diatas bisa sampai ke lima meter, sehingga layak dan efektif untuk dibuat menjadiSensor Gerak. Coba perhatikan lagi gambar diatas, terlihat bahwa komponen ini tak bisa menafsirkan berapa banyakkah jumlah dari manusia yg berada di sektor area radius sensor. Namun demikian sensor bisa menafsirkan telah terjadi berbubahnya energi panas atau inframerah di radiusnya.

Nah sekian dari artikel kami yaitu tentang Mengenal Sensor Gerak Dalam Kehidupan Sehari-Hari, semoga info ini bermanfaat bagi kalian semua yang membaca, dan bisa di aplikasikan oleh kalian sendiri. Okee, mungkin itu saja dari kami mohon maaf bila ada kesalahan kata, akhir kata Wassalamualaikum wr.wb.



Sumber Referensi :


http://elektronikadasar.info/sensor-gerak.htm
http://sainsdanteknologiku.blogspot.co.id/2011/07/sensor-pir-passive-infra-red.html
http://www.anneahira.com/cara-kerja-sensor-gerak.htm
https://bagusrifqyalistia.wordpress.com/2008/12/12/cara-kerja-sensor-pir/#comment-276






-----------------------------
HME FT UNTIRTA 2017/2018
Kabinet SERU
#ElektroJoss
Previous
Next Post »